Bisnis

header ads

Puisi: Muhammad Menjelang Baytil-Maqdis (Karya Taufiq Ismail)

Muhammad Menjelang Baytil-Maqdis

Langit yang melengkungkan dada, biru hitam
Muka tengadah denyut darah tertahan
- Kutoreh dadamu al-Amin, jantung baiduri
- Kubuka langit-Ku bagimu, mata hujan dan salju

Di tangannya waktu meleleh
Lumat gurun dan lembah. Berlalu
Gerimis cahaya melinangi bumi
Lekah dada dan langit baginya. Selalu.

6 April 1960
"Puisi Taufiq Ismail"
Puisi: Muhammad Menjelang Baytil-Maqdis
Karya: Taufiq Ismail

Posting Komentar

0 Komentar