loading...

Lembang, Hotel Panorama

Telepon di sisi pembaringan melengkung karena
menunggu, tak seperti ranjang dan kasur yang
lempeng karena sepreinya selalu diganti para pelayan.

Telepon itu ingin berbisik pada dirinya setelah
berhari, berminggu dan berbulan tak ada yang
menelpon dan membisikkan kata-kata sayang merindu.

Senantiasa kesepian di udara dingin (malam) berkabut.

"Puisi Beni Setia"
Puisi: Lembang, Hotel Panorama
Karya: Beni Setia

Post a Comment

loading...
 
Top