Bisnis

header ads

Puisi: Sepasang Bibir di Dalam Cangkir

Sepasang Bibir di Dalam Cangkir

Aku sedang duduk di dalam kafe. Pelayan kafe meletakkan 
cangkir kopiku pelan-pelan di atas meja. Aroma kopi 
mengudara, membuat kaca kafe berembun seperti hari 
menjelang senja.

Ketika si pelayan berlalu, tiba-tiba saja 
kulihat kamu sedang melambaikan tangan di kaca itu. Aku 
terkesiap dan memburu, membuat cangkir terguncang oleh 
sendok sehingga air kopi itu berpusing-pusing jatuh ke pisin, 
menitik di lantai, sebelum lelerannya jatuh berdenting.

Ketika 
aku tengadah, kamu sudah mengabur dari kaca yang masih 
berembun oleh aroma kopi. Sekarang aku melihat sepasang 
bibir di dasar cangkir dekat air kopi di pisin menyeru-nyeru 
namaku. Siapa pemilik bibir itu? Tanyaku sambil membaui 
aroma dan ampas kopi yang rebah di lantai.

Gatro, Cikini Raya
9 Oktober 2010
"Kurniawan Junaedhie"
PuisiSepasang Bibir di Dalam Cangkir
Karya: Kurniawan Junaedhie

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Posting Komentar

0 Komentar