loading...
Rumah Kelabu

Rumah batu, rumah kelabu
begitu lapang berpenghuni satu
kesuraman merebahinya
redup lampu, denting piano bertalu-talu.

Terpendam penghuninya mengurung diri
warna duka menembusi jendela
lagu piano, lelap sepi, redup lampu.

Racun apa yang mendindingi dirinya
begitu benar dicintainya sepi?

Pupus kepercayaan oleh ketidakabadian segala?
Apa ia kelewat mencinta dirinya?
Tidak dibiarkan satu luka di sisi bekas yang lama?
Mati citarasa bagi nikmat agung sedetik bunga?

Penghuni yang mengunci diri dan hati pada sepi
di hati kutanya-tanya, kapan ia bunuh diri?

Rumah batu, rumah kelabu
kemuramannya tidak memberita kecuali teka-teki.
 
 
"Puisi: Rumah Kelabu"
Puisi: Rumah Kelabu
Karya: W.S. Rendra

Post a Comment

loading...
 
Top