loading...

Di Assisi
Tuhan dengan suara yang aneh
melepaskan sayap malaikat
yang ingin terbang
dan tak kembali ke mural ini.
Berkah akan jadi tua,
juga batu-merah sepanjang hujan,
dan yang suci akan jadi hijau,
dan di langit El Gerco,
yang tak - fana
mungkin tak mengerti
kenapa cinta adalah sedih
yang tersisa
seperti remah pada meja
pagi hari.

2005
"Puisi: Di Assisi (Karya Goenawan Mohamad)"
Puisi: Di Assisi
Karya: Goenawan Mohamad

Post a Comment

loading...
 
Top