loading...
Sajak Widuri untuk Joki Tobing


Debu mengepul mengolah wajah tukang-tukang parkir.
Kemarahan mengendon di dalam kalbu purba.
Orang-orang miskin menentang kemelaratan.
Wahai, Joki Tobing, kuseru kamu,
kerna wajahmu muncul dalam mimpiku.
Wahai, Joki Tobing, kuseru kamu,
karena terlibat aku dalam napasmu.
Dari bis kota ke bis kota
kamu memburuku.
Kita duduk bersandingan,
menyaksikan hidup yang kumal.
Dan perlahan tersirap darah kita,
melihat sekuntum bunga telah mekar,
dari puingan masa yang putus asa.


Nusantara Film, Jakarta
9 Mei 1977
"Puisi: Sajak Widuri untuk Joki Tobing (Karya W.S. Rendra)"
Sajak Widuri untuk Joki Tobing
Karya: W.S. Rendra

Post a Comment

loading...
 
Top