Bambu Runcing dan Bunga

Dalam dada ada bara
dalam mata ada cinta sesama
dalam tangan ada bunga
di jalan Thamrin Jakarta.

Ada bambu runcing 'nusuki udara
di tugu proklamasi plaza 
ujung-ujungnya tak bertuan
berarak-arak di jalanan
o, kenapa menebar tua
kepada bunga-bunga
tahukah, semesta bersaksi
yang tak murni
pada saatnya terkelupas sendiri
zaman sedang berubah
tembangkan syair anggrek dan mawar
pasangi nurani radar
tak acung senjata di jalan raya
semuanya anak bumi merdeka
yang tengah mencari makna.

Dalam dada ada bara
dalam mata ada cinta sesama
bunga-bunga di tangan menari
bunga-bunga di hati bersaksi.

November, 1998
"Puisi: Bambu Runcing dan Bunga (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Bambu Runcing dan Bunga
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top