Berita dari Ladang

Angin cerita damai di ladang
jagung dan rumput tumbuh berdampingan
kecapi dan gerit pedati pagi-pagi
kabarkan lahirnya bayi-bayi
belum sampai berangkat dewasa
mereka telah kehilangan rumputnya
mereka telah kehilangan hijaunya
mereka telah kehilangan burung berlintasan
mereka telah kehilangan tembang
derek-derek perkasa
telah merambah sampai ke desa
lumat rumput, jagung, lintas burung
dia masih juga telanjang
dengan pusar mencuat di perut
emaknya masih Cuma berkutang
dengan jejamur di punggung
bocah dan emak tak tahu makna hidup
selain menatap dengan ujung mata.

Akhirnya mereka menyerbu kota
tanak nasi di bawah pohon sambil blingsatan
tapi masih bilang; nyaman!
Angin kini enggan berkabar
kejangkitan penyakit manusia kota
tak peduli, datang dan pergi
ladang yang ditinggal sepi mati.

Jakarta
Agustus, 1979
"Puisi: Berita dari Ladang (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Berita dari Ladang
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top