Di antara Doa-Doa

Saat musim usung mimpi perubahan
tragedi menimpa tanah warisan
saksi perjuangan kakek moyang.

Deram gempa porandakan teratak jiwa
deru gelombang terjang gapura peradaban
tak ada tempat 'tuk melipat ratap
tak jua sempat simak ulang rubayat
selain doa luka dalam ucap ayat-ayat
dan sebasah nama saksi jamannya
dia raib dalam simpul nasib
kenangan panjang tertinggal di kaki langit
jadi pelangi di batas tabir kelabu
pesan dikirim dari tempat teramat jauh
jangan Tanya siapa-siapa lagi
baca sisa aksara dalam diri
urai simpul rahasia makna
di sana jawab segalanya
luluh lantak ujung negeri
tak hanya peristiwa alam 'tuk dimaknai
di sana ada misterinya misteri
yang harus dicermati
jadilah insan sejati
jujur dan setia di jalan Ilahi.

Suaranya hilang
seiring sayup sisa gelombang
seseorang panggil namanya dengan suara terbata.

Cimanggis
Februari, 2005
"Puisi: Di antara Doa-Doa (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Di antara Doa-Doa
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top