Sepotong Doa Sungai di Ujung Badai

Gemuruh badai diusung layer kaca
seraut wajah hanyut terbawa
barangkali wajah masa depan
bunga Tanah Rencong jika berkesempatan
kini hanya seangka korban
hanya mujiat-Mu jua
ia terasuh Sang Waktu.

Sepotong doa sunyinya
jadi serat kabut di langit Banda
sepasang mata dukanya
mencari ruh Seudati di ujung bencana
sepi menelan doanya
tak lukisan mana mampu samai warna
warna duka itu sangat sempurna.

Seutas kasih sayang
lepas dalam hempas gelombang
sisakan sepi seutuhnya
mencari bentuk keajaiban.

Cimanggis
Januari, 2005
"Puisi: Sepotong Doa Sungai di Ujung Badai (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Sepotong Doa Sungai di Ujung Badai
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top