Resonansi Indonesia

Bahagia saat kau kirim rindu
termanis dari lembut hatimu
jarak yang memisahkan kita
laut yang mengasuh hidup nakhoda
pulau-pulau yang menumbuhkan kita
permata zamrud di khatulistiwa.

Kau dan aku
berjuta tubuh satu jiwa
kau semaikan benih-benih kasih
tertanam dari manis cintamu
tumbuh subur di ladang tropika
pohon pun berbuah apel dan semangka
kita petik bersama bagi rasa bersaudara
kau dan aku
berjuta kata satu jiwa.

Kau dan aku
siapakah kau dan aku?
Jawa, Cina, Batak, Arab, Dayak
Sunda, Madura, Ambon, atau Papua?
Ah, tanya itu tak penting lagi bagi kita
: kau dan aku
berjuta wajah satu jiwa.

Ya, apalah artinya jarak pemisah kita
apalah artinya rahim ibu yang berbeda?
Jiwaku dan jiwamu, jiwa kita
tulus menyatu dalam genggaman
burung garuda.


Jakarta
1984/1999
"Ahmadun Yosi Herfanda"
PuisiResonansi Indonesia
Karya: Ahmadun Yosi Herfanda

Post a Comment

loading...
 
Top