Bisnis

header ads

Puisi: Catatan Ciganjur Tembang Hati yang Peduli (Karya Diah Hadaning)

Catatan Ciganjur Tembang Hati yang Peduli

Yang ngalir dari arah mata angin
yang menggenang dari lubuk mata air
tembang hati yang peduli
tembang rasa yang mengerti
bagi yang lama terdera
di pelosok negeri.

Harapan dari sisa kenyataan
lama diterpa prahara kehidupan
pungutilah wahai
insan yang diberkahi ketulusan
orang-orang lama menunggu
ikrar prasetiamu itu.

Luka sudah menganga
darah sudah tertumpah
kampus sering ditinggalkan.

Diikhlaskan sambil cari genggammu
diikhlaskan sambil cari suaramu
lembutkanlah keangkuhan yang batu.

November, 1998
"Puisi: Catatan Ciganjur Tembang Hati yang Peduli (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Catatan Ciganjur Tembang Hati yang Peduli
Karya: Diah Hadaning

Posting Komentar

0 Komentar