loading...

Ke Arah Balkon


Ke arah balkon itu Don Quixote de La Mancha
bertanya, "Ke manakah jalan ke kastil yang
dulu ada dan kini tidak?"

Seorang perempuan menengok ke bawah
sebentar. Rambutnya yang lurus, hitam,
membuat bayang pada langsat pipinya.
Matanya kecil, mengingatkannya pada punai
yang terbidik.

"Engkau ketakutan!"

Dan laki-laki yang merasa dirinya gagah itu
pun turun dari kudanya.

Ia berjalan mendekat. Ia melihat, sekilas,
tangan Peri Kesepian
mengangkat tubuh rapuh itu ke dalam sebuah
gumpalan mega,
di mana setiap perempuan akan ditinggalkan.

"Jangan!"

Don Quixote menghunus
pedangnya yang retak. Tapi
semua bergerak pelan.


2007
"Puisi: Ke Arah Balkon (Karya Goenawan Mohamad)"
Puisi: Ke Arah Balkon
Karya: Goenawan Mohamad

Post a Comment

loading...
 
Top