Catatan Tua dari Pungkuran

Jepara makin tua
ombak panjang tak pernah reda
angin utara di kota bersarang
meneteskan harapan-harapan
dan perempuan-perempuan sederhana
tetap percaya hari lusa
hari pembaruan.

Mentari siram cahaya
ke setiap padang jiwa
hidup tak lagi gersang sabana
namun lembah hijau kemilau
langkah panjang tlah awali
hari-hari tanpa duri
siring putusnya belenggu tua.

Nasib tak lagi tergadai
nafas telah menyatu angin
nadi getarkan ingin
denyut itu irama kehidupan
wibawa yang ditegakkan
langkah yang satu arah
meski Jepara makin tua.

Jepara
April, 2005
"Puisi: Catatan Tua dari Pungkuran (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Catatan Tua dari Pungkuran
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top