Di Tikungan Musim

Para perempuan menangisi cakrawala
air mata membanjir jadi rawa-rawa
hujan salah musim jadi elegi
tanpa tanda tanpa kata
bukit longsor
laut pasang
gempa melanda
kota luka
para demang bersaluang
yang tersisih mengerang-erang
para dajal hunus pedang.

Para perempuan 'ratapi danau suci
yang raib bersama riuh suara perawan
ramai mabuk suka serahkan mahkota purba
melangkah pejam lupa pintu lupa jendela
dajal bersalam menyamar lelaki anak zaman
bersarang dalam diri memimpin alpa
yang lupa di rumah ada perempuan setia
o, kota tua, negeri tua, zaman tua
sesiapa tertatih mencari mahkota
kebenaran sisa peradaban
saat bumi retak laut gelegak.

Teratak Gondosuli
September, 2007
"Puisi: Di Tikungan Musim (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Di Tikungan Musim
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top