Parita Jelang Purnama

I
Mengayuh langkah memasuki ruang dan waktu
menata jejak jadi peta perjalanan umur
bunga-bunga kecil menebar wanginya
petik harumnya simpan dalam kalbu
lelaki tua hati tanpa sembilu
getar bunga jadi pengantar parita
menyibak-nyibak karmapala.


II
Tiga puluh purnama lewat
selalu ada purnama berikutnya
parita ke parita lewat
selalu ada parita berikutnya
tak perlu hitung yang tak harus dihitung
tak perlu langkah jika tak harus melangkah
jangan bayangkan doa-doa migrasi dari jiwa
jangan bayangkan Siwa gantikan bayangan Wisnu
semua talah ada tempatnya sendiri.

Parita suci selalu meruang dalam nurani
bayangan Wisnu selalu payungi kalbu
meski perang dan damai silih berganti
menjadi gelar kehidupan
manusia yang tak memahami makna
simak-simak purnama menjelang pula
aku tahu kau selalu siapkan paritanya
dari musim ke musim dari umur ke umur.


Bogor
April, 2003
"Puisi: Parita Jelang Purnama (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Parita Jelang Purnama
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top