Sekar Gisik dan Perempuan Durga

Perempuan durga penghuni pulau karang
terus berputar, memilih dan mencakar
simbol pengkhianatan dan kerakusan
namun di mata lelaki wajah wayang, nampak mawar
walau rupa kasar langkah nyasar
membuat lelaki hilang nalar
tenggelam dalam nikmat durga penuh mantera
membuat pandang rabun hati bara
lalu malaikat dan burung putih kirim warta
dusta leleh pijar lava kerak luka
sekar gisik perempuan hilang mosaik
anak pawang jiwa retak ingin beraksi
siapa menabur akan menuai
hukum karma tak pernah lalai
meski sembunyi di balik doa subuh dan magrib.

Bogor
2006-2008
"Puisi: Sekar Gisik dan Perempuan Durga (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Sekar Gisik dan Perempuan Durga
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top