loading...

Sajak Bulan-bulanan
(Catatan 15 Agustus 1997)

Di atas Monas bulan mengintip
nonton pejabat baca puisi
di seberang Monas
orang besar bermain bulan
menendang ke kanan
menyepak ke kiri.

Bulan agustus bulan upacara
saatnya bangsa mengenang pahlawannya
Bulan agustus bulan krisis ekonomi
bulan mantan pejabat melarikan dolarnya
ke luar negeri, agar menjadi
pahlawan bagi duitnya sendiri.

Wanita datang bulan
verbodenlah ia
Pegawai tanggung bulan
menumpuklah tagihannya
Bulan yang dijual di kaki lima
kue terang bulan namanya.

Di atas Monas tersenyum bulan
nonton pejabat baca sajak perjuangan
di luar Monas
orang besar bermain bulan
orang-orang kecil
yang menjadi bulan-bulanan.

Agustus, 1997
"Ahmadun Yosi Herfanda"
PuisiSajak Bulan-bulanan
Karya: Ahmadun Yosi Herfanda

Post a Comment

loading...
 
Top