Sajak Sehabis Mimpi


Tak seorang akan tahu
kur siapa yang nyanyi
pada sebuah magrib
dalam mimpiku.

Tak seorang akan tahu.

Tujuh orang hitam ikut menangis
untuk seorang gubernur
yang menghilang dengan sebuah tangga listrik
yang berjalan dalam mimpiku

Tak seorang akan tahu.

Aku pun ikut sedih. Hari sudah gelap,
tanah airku. Dan serombongan pemain debus
meramal buruk
tentang perang saudara dalam mimpiku.

Tak seorang akan tahu.
 
 
"Puisi: Sajak Sehabis Mimpi (Karya Goenawan Mohamad)"
Sajak Sehabis Mimpi
Karya: Goenawan Mohamad

Post a Comment

loading...
 
Top