loading...

Jakarta dan Impian Urban

Langitnya sembunyikan bintang-bintang
dari tatapan para urban
laron-laron yang hanguskan diri
untuk lembar mimpi dini hari
terkemas di antara sketsa Semanggi
masa silam terkupas sendiri
sejarah kini keris tanpa melati
sekuntum kebenaran menyatu embun
mimpi membasuh ubun-ubun.

Anginnya tak henti berbisik
pada rumput gading
di balik jembatan layang menebing
kehidupan yang meruncing
berapa lama lagi menunggu
sambil berjalan di trotoar musim
sementara kehadirannya
baur antara ragu dan diunggulkan
Jakarta sang pesolek
makin biru lebam.

Bogor
April, 2001
"Puisi: Jakarta dan Impian Urban (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Jakarta dan Impian Urban
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top