Mozaik-Mozaik Putih

Seribu melati kami petik hari ini
menjadi mozaik sepanjang April, Kartini
putih warna,
putih makna,
putih cinta,
mata kami masih nyalang menatap cakrawala, Kartini
dan nyalang menatap tentang dirimu
api dan cinta yang menyorot dari matamu
kasih dan harum bunga yang mengembun dari jangatmu
kami sadap bersama sorot pertama matahari
ketika segenap jiwa kami tengah dalam puncak gelora

Kartini, biar saja prahara membunuh matahari
Kartini, apimu penerang hari ini
Kartini, apimu seribu matahari bagi kami.

Jakarta, 1978
"Puisi: Mozaik-Mozaik Putih (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Mozaik-Mozaik Putih
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top