Bisnis

header ads

Puisi: Pesan Gaib Bulan Raya (Karya Diah Hadaning)

Pesan Gaib Bulan Raya

Suaranya mengusap malam:
perempuan pemilik seribu musim
di jejak kakimu kusimak berita waktu
masa depan lama sudah kutitipkan
yang bagimu sebagian masih angan-angan
kucoba menerka seribu kemungkinan
tiap angina siang bertiup lalu diam
sembunyi dalam dukamu panjang
karena banyak kehilangan
jangan hapus getar dering kereta kuda
dari kota ini segala bermula
doa dan mantera
kusimpan berjuta salam perempuan sederhana
yang setia usung beban kehidupan
menuju pasar-pasar kota
menjaring-jaring berkah Gusti
hari itu telah mengendap dalam sekali
di dasar kaldera purba
antara cinta, mimpi dan perjuangan
perempuanku, penjaga taman pemilik malam
tak alas kaki berjalanlah arah selatan
sapa langit sesudah hujan
sudah kau sentuh hulu keris bertatah intan.

Batas Kota
Januari, 2007
"Puisi: Pesan Gaib Bulan Raya (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Pesan Gaib Bulan Raya
Karya: Diah Hadaning

Posting Komentar

0 Komentar