loading...

Akik

Ada sebutir batu akik diletakkan
perlahan-lahan, sangat hati-hati, di hatimu.

Ia sangat tua dan berbintik-bintik hitam
mengkilap setelah puluhan tahun diupam.

Ia ingin seperti layang-layang, tinggi-tinggi
lalu putus dan diperebutkan anak-anak itu.

Ia ingin menjadi surat yang dikirim
ke sebuah rumah yang tak begitu jelas alamatnya.

Tapi ia sebutir batu akik yang diletakkan
perlahan-lahan, sangat hati-hati, di hatimu.

"Puisi: Akik (Karya Sapardi Djoko Damono)"
Puisi: Akik
Karya: Sapardi Djoko Damono

Post a Comment

loading...
 
Top