September 2008
Aku Dilahirkan di Sebuah Pesta yang Tak Pernah Selesai
Aku dilahirkan di sebuah pesta yang tak pernah selesai
selalu saja ada yang datang dan pergi hingga hari ini

Ada bunga putih dan ungu dekat jendela di mana
mereka dapat
memandang dan merasakan kesedihan dan kebahagiaan
tak ada menjadi miliknya

Ada potret penuh debu, potret mereka yang pernah hadir
dalam pesta itu entah sekarang di mana setelah mati
ada yang merindukan kubur bagi angannya sendiri
yang melukis waktu sebagai ular
ada yang ingin tidur sepanjang hari bangun ketika hari
penjemputan tiba agar tidak merasakan menit-menit
yang menekan dan berat

Di sana ada meja penuh kue aneka warna, mereka
menawarkannya
padaku, kuterima kucicipi semua, enak!
itulah sebabnya aku selalu lapar
sebab aku hanya punya satu, kemungkinan!

Tuhanku aku terluka dalam keindahan-Mu. 
 
"Puisi: Aku Dilahirkan di Sebuah Pesta yang Tak Pernah Selesai"
Puisi: Aku Dilahirkan di Sebuah Pesta yang Tak Pernah Selesai
Karya: Wiji Thukul
Ayo Kita Tebakan!
Ayo kita tebakan!

Dia raja
tapi tanpa mahkota
punya pabrik punya istana
coba tebak siapa dia?
dia adalah aku!

Dia kaya
keluarganya punya saham di mana-mana
tapi negaranya rangking tiga
paling korup di dunia
coba tebak siapa dia?
dia adalah aku!

Dia tua
tapi ingin tetap berkuasa
tak boleh ada calon lain
selain dia
kalau marah
mengarahkan angkatan bersenjata
rakyat kecil yang tak bersalah
ditembak jidatnya
coba tebak siapa dia?
dia adalah aku!

Dia sakti
tapi pasti mati
meski seakan tak bisa mati
coba tebak siapa dia?
dia adalah aku!

Siapa aku?
aku adalah diktator
yang tak bisa tidur nyenyak!
 
"Puisi: Ayo Kita Tebakan!"
Puisi: Ayo Kita Tebakan!
Karya: Wiji Thukul