loading...

Tambah Satu 


Syukurlah kawan
usiamu tambah satu sehingga kita masih bisa bercengkrama di kontrakan ini bercerita tentang banyak hal dengan bahasa yang kita punya
gotong royong membersihkan pekarangan dari kejahatan hewan pengerat atau polusi negara yang lebih ganas dari fasciola hepatica.

Karena kita tau tikus adalah hewan paling rajin cari makan sekaligus perusak yang merugikan banyak orang seperti koruptor
maling dengan wajah bercahaya berwibawa dan seolah-olah sangat bijaksana mengancam ratusan juta nyawa
sedangkan cacing hati hanya sejenis parasit kecil tanpa dubur yang hidup meminta di hati hewan dan manusia sejak sebelum hawa dicinta.

Syukurlah kawan
rambutmu tambah satu warna tumbuh bebas dan berubah secara alamiah berproses dari akar yang tertanam di folikel tanpa harus mengikuti mode hingga terasa lebih enjoy berpenampilan di rumah sederhana yang dipercaya pemiliknya dari tahun ke tahun.

Karena hidup berlebihan sangat tidak bagus apalagi banyak biaya yang harus dikeluarkan demi merawat dan menerus-lunaskan kontrakan ini.

Syukurlah kawan
matamu tambah satu lagi ketika dunia kian singkat 'tuk digapai ketika jarak pandang tak lagi menjadi fokus pembicaraan dan ketika mata-hatimu kian peka terhadap belaian tangan-tangan Tuhan.

Karena dunia tak lebih dari elektrokardiogram yang mencatat kerja jantungmu dengan komunikasi yang tak perlu mengeluarkan busa sementara kau makin yakin akan segala kebaikan yang kau semai di sungsum anak-anakmu.

Syukurlah kawan
encokmu tambah satu kerutmu tambah satu
dan terima kasih kawan puisiku juga tambah satu.


Indramayu

"Puisi: Tambah Satu (Karya Acep Syahril)"
Puisi: Tambah Satu
Karya: Acep Syahril

Post a Comment

loading...
 
Top