loading...

Sajak tentang Seorang Lelaki

Sukma gemetar pada malam-malam jadi liar
oleh kehilangan sapa tuhan
bayang-bayang pun sembunyi dari segenap sisi
sendiri,
mencari cakrawala mencari surga
lantas tersungkur dalam dekapan yang asing
dari doa semakin berpaling
saat itu dari kepalanya
lepas sudah mahkota Allah.

Lelaki penyangga amanat ibu bumi
yang mencoba membodohi hati sendiri
gelisahnya, gelisah angin tenggara
rindunya, rindu sungai yang menanti matahari berkaca
akhirnya pada padang tanpa batas
jatuh bangun mengejar bayang-bayangnya
sebuah sesal tertuang tuntas.

Jakarta, 1979
"Puisi: Sajak tentang Seorang Lelaki (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Sajak tentang Seorang Lelaki
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top