Bisnis

header ads

Puisi: Catatan Liburan (Karya Beni Setia)

Catatan Liburan

Kabut tipis menghalangi matahari
pagi. "ini saat yang tepat untuk
tidur melungker," kata kucing di
keset beranda - dari jauh tercium
wangi kopi dan sisa ruap keringat petani

: Pasangan kasmaran akan senantiasa malas
menyibak selimut. Tapi lelaki rembang usia
itu memakai sepatu dan mulai menyusuri
setapak. Mau menghabiskan dingin pagi dengan
langkah cepat dan debur jantung pekerja pabrik

Setelah riol ia memilih belok ke kiri - ke
arah setapak berbatas sawah dan ladang,
lantas pohon beringin di ladang bambu,
turunan dan deru arus sungai selepas hujan
semalam. Desah sia-sia meraih bibir tebing

"Saat yang tepat untuk kembali,"
kata benalu. Bungalow di tebing,
panorama kota di utara dan angin
sia-sia mengajak ke selatan. Kini dingin pagi
mengabarkan usia lewat tunas tunggul randu.

2008
"Puisi Beni Setia"
Puisi: Catatan Liburan
Karya: Beni Setia

Posting Komentar

0 Komentar