loading...

Panca Sila dalam Sajak

Azan dan lonceng gereja
Kelenteng dan perasapan dupa
Terjalin mesra dalam satu makna:
Ketuhanan Yang Maha Esa.

Warna putih dan merah
Sejarah dan tetesan darah
Jiwa dan bahasa
Adalah milik dan kebanggaan bersama.

Derap dan langkah kaki
Dari rakyat yang berani
Menumpas kezaliman
Dan menendang tirani
Dari mimbar kedaulatan.

Karena manusia di mana-mana
Adalah saudara seibu-sebapa
Yang bermula pada hikah Ilahi
Menjelma ke dalam putihnya hati nurani.

Dan kitalah itu, jutaan rakyat
Pewaris yang sah dari tanah air ini
Yang harus membina dengan tabah dan berani
Kebenaran, keadilan dan kesejahteraan.
  
1966
"Puisi: Panca Sila dalam Sajak (Karya Aldian Aripin)"
Puisi: Panca Sila dalam Sajak
Karya: Aldian Aripin

Post a Comment

loading...
 
Top