loading...

UUD 45

Di negeri tempat pada yang serba sakti
Ada saja orang masih percaya
UUD '45 sudah lama dilantik jadi semacam 
Dewa
Mata rabun menyangka dia memancarkan kesaktian

Dari dia mantera pembangunan digumamkan
Dalam paduan suara yang penuh keteraturan
Haram ada penjamahan, apalagi pelengkapan
Amanat dari penyusunnya dilupakan

Dia harus disempurnakan
Tapi dia jadi Kitab Steril yang dibebas-hamakan
Dia bahkan dinaikkan eselon jadi Tuhan
Kepadanya secara periodik sesajen dihidangkan

Anak-anak kecil sampai anak-anak berkumis dipertakut-takuti
Pikiran mereka dibekukan dan dibebalkan
Ketika 25 pelanggaran dilakukan terang-terangan
Laras pestol ke tengkuk oposisi ditodongkan.

1998
Deliar Noer, 1995
"Puisi Taufiq Ismail"
Puisi: UUD 45
Karya: Taufiq Ismail

Post a Comment

loading...
 
Top