Bisnis

header ads

Puisi: Gurunya Digergaji Waktu (Karya Acep Syahril)

Gurunya Digergaji Waktu
Gurunya yang satu ini adalah pencari buku bekas
dia hidup di setiap pulau yang mengajarkannya cara merawat kasur dan kamar tidur
serta membuatkan pekerjaan dan menyemprotkan minyak wangi ke tubuhnya
meski sebenarnya dia lebih tertarik pada barang-barang bekas dingin malam dan angin terminal
guru yang tak pernah lelah mengikuti jalan waktu dan nasibnya
sungguh darinya dia banyak belajar
dari rambutnya yang putus asa
dan dari kakinya yang pernah menyimpan panjang harapan
dia belajar untuk tidak menjadi sesat
padanya dia belajar untuk tidak menjadi lupa padanya
lalu diam-diam dia bersyukur walau menyayangkan sikap gurunya yang tak pernah mau belajar dari kebodohan yang bertahun-tahun terus digergaji waktu
kini gurunya itu semakin hari semakin bertambah banyak
dan semakin membuatnya bingung.
Dia tak habis pikir mengapa di negara ini guru dan murid sama banyaknya.


2011

"Puisi: Gurunya Digergaji Waktu (Karya Acep Syahril)"
Puisi: Gurunya Digergaji Waktu
Karya: Acep Syahril

Posting Komentar

0 Komentar