Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.

Puisi: 1943 (Karya Chairil Anwar)

1943

Racun berada di reguk pertama
Membusuk rabu terasa di dada
Tenggelam darah dalam nanah
Malam kelam-membelam
Jalan kaku-lurus. Putus
Candu.
Tumbang
Tanganku menadah patah
Luluh
Terbenam
Hilang
Lumpuh.
Lahir
Tegak
Berderak
Rubuh
Runtuh
Mengaum. Mengguruh
Menentang. Menyerang
Kuning
Merah
Hitam
Kering
Tandas
Rata
Rata
Rata
Dunia
Kau
Aku
Terpaku.

1943
Puisi 1943
Puisi: 1943
Karya: Chairil Anwar

Artikel Menarik Lainnya:

0 Comments:

Posting Komentar

close