loading...

Kota Bawah Tanah

Tubuh siapakah melukis gelap.
Melubangi cahaya dalam terowongan,
menuju peta buta.

Para pejalan menanti sejuta mil jarak mengkerut.
Dalam perjalanan matahari membeku.
Para pemahat merias wajah kota yang terkubur.
Di bawah tanah terkutuk.

Tubuh siapakah, perempuan yang menangis,
ibu yang kesepian, mengukir abad lelaki,
di lorong-lorong peradaban penuh dendam.

Athena, 2003
"Puisi: Kota Bawah Tanah (Karya Dorothea Rosa Herliany)"
Puisi: Kota Bawah Tanah
Karya: Dorothea Rosa Herliany

Post a Comment

loading...
 
Top