loading...

Menyimak Diam

Diam yang bukan sembarang diam
diam yang bukan berarti sarang
adalah diam yang sekan waktu
adalah diam yang induknya diam
membuat suaraku terdiam
menunggu urainya diam
agar aku tak lagi diam
agar tak hanya memendam diam
agar tak hanya mengipas diam
sementara sungguh kurindukan
gemuruh lautmu
gemuruh sungaimu
gemuruh telagamu
sebelum titik beku
diam itu simpan badaikah
diam itu simpan sansaikah
diam itu simpan dayakah
diam itu simpan arifkah.

Bogor
Oktober, 1999
"Puisi: Menyimak Diam (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Menyimak Diam
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top