Puisi: Sekuntum Bunga Untuk DNA Yang Dibunuh (Karya Agam Wispi)
Puisi: Sekuntum Bunga Untuk DNA Yang Dibunuh (Karya Agam Wispi)

Sekuntum Bunga Untuk DNA Yang Dibunuh Sekuntum bunga untuk DNA yang dibunuh aku ingat sepatu...

Read More »

Puisi: Dia Hanya Dada (Karya Afrizal Malna)
Puisi: Dia Hanya Dada (Karya Afrizal Malna)

Dia Hanya Dada Dia hanya dada yang ingin mengatakan hujan Suatu hari berjalan dengan langit senja ...

Read More »

Puisi: Proses Letupan Kapur Sirih (Karya Afrizal Malna)
Puisi: Proses Letupan Kapur Sirih (Karya Afrizal Malna)

Proses Letupan Kapur Sirih Batu kapur sirih mulai direndam dengan air. Bentuk- bentuknya yang seper...

Read More »

Puisi: Di Seberang Selembar Daun (Karya Afrizal Malna)
Puisi: Di Seberang Selembar Daun (Karya Afrizal Malna)

Di Seberang Selembar Daun Aku bukan seluruh daun di pohon ini. Aku hanya  selembar daun di pohon in...

Read More »

Puisi: Pantai Losari (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Pantai Losari (Karya Acep Zamzam Noor)

Pantai Losari Angin yang nakal Menyapu rambut ikalmu Dari arah laut. Butiran pasir Berhamburan...

Read More »

Puisi: Utrecht (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Utrecht (Karya Acep Zamzam Noor)

Utrecht ( Buat Inez ) Sebuah patung yang ditinggalkan hujan Kini menjadi monumen yang kekal Ak...

Read More »

Puisi: Di Seputar Louvre (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Di Seputar Louvre (Karya Acep Zamzam Noor)

Di Seputar Louvre Remang senja yang melumuri batu-batu trotoar Menyentuh juga tiang-tiang lampu ya...

Read More »

Puisi: Pastoral (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Pastoral (Karya Acep Zamzam Noor)

Pastoral Kabut yang mengepungmu Telah runtuh menjadi kata-kata Rumah kayu hanya menyisakan dingi...

Read More »

Puisi: Sanur (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Sanur (Karya Acep Zamzam Noor)

Sanur Berdesingan angin pantai dan buncah ombak dalam dadaku Kapankah aku sampai dalam bis...

Read More »

Puisi: Komisi (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Komisi (Karya Taufiq Ismail)

Komisi (I) “Komisi itu, ada di dalam UUD '45,” Kata sobatku seorang pengacara terkemuka Ra...

Read More »

Puisi: Kabut dalam Hujan Januari (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Kabut dalam Hujan Januari (Karya Taufiq Ismail)

Kabut dalam Hujan Januari Saat angin dan kabut Januari Berkejaran di atas atap-atap kota Serasa ...

Read More »

Puisi: Tentang Joki Jam Sembilan Pagi (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Tentang Joki Jam Sembilan Pagi (Karya Taufiq Ismail)

Tentang Joki Jam Sembilan Pagi Beras berkata kepada saya, bahwa kacang kedele dan kelapa sawit, ayam...

Read More »

Puisi: Elegi Buat Sebuah Perang Saudara (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Elegi Buat Sebuah Perang Saudara (Karya Taufiq Ismail)

Elegi Buat Sebuah Perang Saudara Dengan mata dingin dia turun ke medan Di bahunya tegar tersilang ...

Read More »

Puisi: Ada Maling (Karya Sosiawan Leak)
Puisi: Ada Maling (Karya Sosiawan Leak)

Ada Maling Ada maling masuk rumah kita menerobos lewat pintu hati yang dulu pernah kaubuka. Mu...

Read More »
loading...
 
Top