Tragikomedi Ayah

Ayah datang tergesa
terhuyung dari timur
memapah sobat
tubuh berdarah
nyanyi luka
alangkah sedih
seperti akar
menjalari bahar
membentuk biduk
asal kantuk.

Ayah datang tergesa
mama
dendang sia
melangkahi danau
mendaki gunung
entah kapan
pergi ke timur
saat awal umur
meski di ufuk hayat
'mukul dentur
dalam dengkur.

Ayah datang tergesa
menaiki awan
langit purba
dihias pelangi
jagat suwung
langkah terhuyung.

Haruskah mama
membuka pintu
tapi pagar terkurung kabut
pantai terpisah dangkal laut
peta dan petunjuk arah kusut.

Ayah datang tergesa, mama!
memapah tubuh sobat
raga koyak tercabik abad.

Magelang, 2012
"Puisi: Tragikomedi Ayah (Karya Dorothea Rosa Herliany)"
Puisi: Tragikomedi Ayah
Karya: Dorothea Rosa Herliany

Post a Comment

loading...
 
Top