Bisnis

header ads

Puisi: Catatan September, Senayan Minggu Pertama (Karya Diah Hadaning)

Catatan September, Senayan Minggu Pertama

Ada yang selalu beringas
ada yang selalu tak puas
itu sah dan wajar saja
karena berhala masih tersisa.

O, Senayan kembali bergetar
bendera-bendera berkibar
suara-suara hingar-bingar
mengusung pesan-pesan
orang-orang yang korban
musim yang rawan
darah bercucuran
sejak Mei pecah oleh bunyi bedil
hari-hari menjadi gigil.

Yakinilah:
setelah cermin pecah
anak zaman luruskan sejarah
setelah jembatan runtuh
anak zaman masih utuh
setelah sakit dan luka
anak zaman kibar bendera
jaket-jaket aneka warna
milik anak tanah merdeka.

September, 1998
"Puisi: Catatan September, Senayan Minggu Pertama (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Catatan September, Senayan Minggu Pertama
Karya: Diah Hadaning

Posting Komentar

0 Komentar