Dinding-dinding Kesangsian

ketuklah pintu lain rumah-rumah perkampungan. ada
yang bakal menyambutmu, dan menyediakan ranjang
fana. -dunia mimpi, bangku taman, terpisah
dari tanah-tanah nestapa.

ada yang menyediakan jendela terbuka, menatap dunia
lepas. dan cermin: menatap jagat rohani. ada yang
menyapa, dan menyanyikan kidung gelap, demikian
khidmat!

ketuklah pintu lain rumah-rumah perkampungan.
dinding-dinding kaca. ada yang menyambutmu, dan menyediakan 
sungai. sebab akhirnya: sampai saatnya kita berkumur
untuk kemudian diam. membatu pada bangku taman.

1988
"Puisi: Dinding-dinding Kesangsian (Karya Dorothea Rosa Herliany)"
Puisi: Dinding-dinding Kesangsian
Karya: Dorothea Rosa Herliany

Post a Comment

loading...
 
Top