loading...

Menyandarkan Diri Ke Pilar

Menyandarkan diri ke pilar
Langit pun menggelegar
Aku tak paham, mengapa layang-layang yang sobek itu
Masih kuasa menjatuhkan bintang
Titik dimana aku harus berdiri
Ternyata pusat semesta
Bahkan tangga ke sorga akan tegak di tempat ini
Memang aku terlambat tahu
Hingga jasad terasa hanyalah kelopak duka
Tapi aku masih punya sisa gerak
Meski bergerak mungkin bernilai dosa
Nyawa pun terasa kental tiba-tiba
Sesaat heningmu yang kencana
Merangaskan waswas yang lebat bunga.

"Puisi: Menyandarkan Diri Ke Pilar (Karya D. Zawawi Imron)"
Puisi: Menyandarkan Diri Ke Pilar
Karya: D. Zawawi Imron

Post a Comment

loading...
 
Top