Batas Tidur dan Kematian
(Buat Harmien Indrani)

Begitu perlahan angin membaringkan tubuhmu
Di awan. Tapi mimpimu melesat ke galaksi terjauh
Meninggalkan seratus gladiola
Dalam aromanya yang aneh. Begitu cepat
Hingga suaramu tak sempat didengar mendung
Atau dicatat kabut menjadi kata-kata.

Ketika senja mengungkapkan kesedihannya pada bumi
Pohon-pohon hanya tahu bahwa cuaca sedang buruk
Sepanjang musim. Kemudian gerimis turun
Menyempurnakan pengembaraanmu dalam sunyi
Hingga langkahmu mengusik burung-burung dan rumputan
Yang tak mengerti batas tidur dan kematian.


"Puisi Acep Zamzam Noor"
Puisi: Batas Tidur dan Kematian
Karya: Acep Zamzam Noor

Post a Comment

loading...
 
Top