Asal-Usul Kebahagiaan

Ketika kau tak mesti lagi mengerutkan jemari
Untuk menguji manakah buah segar dewasa
Yang terkirim diam-diam dari Selatan?
Ketika sarung tanganmu mesti tersimpan

Barangkali dengan selekeh getah buah
Yang hanya akan kentara di tahun depan?
Ketika kau merasa mubazir bertanya
Apel ataukah aprikot yang giat meredam

Jejarum cahaya matahari bulan April?
Ketika tanganmu tak sabar menyentuh
Daging buah yang kaukira menggeletar
Seraya malu-malu melindungi bijinya?

Ketika pisau di tanganmu terjatuh
Oleh kulit buah yang terlalu licin
Dan bangga akan merah atau jingganya?
Sesungguhnya tanganmu hendak kembali

Menelusuri kulit murni yang tak pernah
Gentar akan laparmu. Akan birahimu?
Kulit dada. Mungkin kulit buah dada
Entah di musim salju atau musim semi.

2009
"Puisi Nirwan Dewanto"
PuisiAsal-Usul Kebahagiaan
Karya: Nirwan Dewanto

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top