loading...

Angin-Angin Laut Irian

Apa kabar lelakiku dari Sentani
Yan Yapo, Yan Yapo, kupanggil kau
lewat angin-angin laut Irian
benarkah kini kau semakin tua
tak kuat lagi menokok sagu
sambil menggendong anakmu
apa kabar perisai langit dari Sentani
bintang kejora pasang di sana
di bendera bikin masalah ternyata
berapa lama musim kita
dinodai mozaik utopia
gunung datar hutan gundul
debu menerpa Yamdena
kau tangisi saat purnama
kalam semesta tak lagi menyairkan
keindahan bumimu kau banggakan
padaku di tanah barat
duka itu terlalu berat
bagi jiwa sederhana
Yan Yapo, Yan Yapo, lelakiku dari Sentani
lalu kau marah pada angin
lalu kau 'nangis pada laut
Irian gemetar
kau terkapar.


Bogor
Nopember, 2000
"Puisi: Angin-Angin Laut Irian (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Angin-Angin Laut Irian
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top