loading...

(Hamlet)

Buat Imas Darsih, sutradara Miss Tjitjih
Setelah pertunjukan hamlet dalam bahasa Sunda

Koper itu telah terbuka
bau perjalanan bersarang dalam handuk lembab
matahari jam 9 pagi, rima dari sinar hangat
                        (pagi)
Bau ikan asin dari penggorengan
batas antara bibir dan hantu-hantu kenangan
jemari tanganku sudah tak merasakan lagi
– rokok masih menyala yang kuhisap
                        (lepas):

Bagaimanakah
Bagaimanakah
Bagaimanakah? Membedakan
tubuh kekasih dan tubuh seorang ibu. Bau yang telanjang
rute yang tidak pernah sama untuk
memelukmu: tutorial tentang cinta dan rahasia
di tangan para penjaga malam yang malam

asap tembakau keluar dari dalam koper
mengurai merkuri dari racun kenangan
tentang homo habilis
mereka sedang menghisapnya:
- KTP
- Paspor
- Kartu nikah
- Potongan pajak puisi
- NPWP
- ATM dan sikat gigi
- (๐Ÿ˜Š)

Koper beri aku visa, koper
(hutan telah terbakar di depan istana)
singgasana yang cerewet dalam bau darah
Adegan yang Disensor:
- Hamlet keluar dari pintu belakang
- tapi dia juga keluar dari pintu depan
- dia masuk lagi ke dalam yang di luar

Beri aku visa
: untuk pulang ke dalam rumah sendiri.


"Afrizal Malna"
Puisi: (Hamlet)
Karya: Afrizal Malna

Post a Comment

loading...
 
Top