loading...

Balada Semar dan Waska

Semar meletih dalam tubuh waska
matanya dalam, nyaris terpejam
tapi waska terus saja bicara
menguras isi kepala yang penuh retorika
lupa semua rencana

ranggong dan borok berbisik di pojok
siapa yang membunuh engkos?
semar!
waska!
semar!
bukan, semar telah pergi dari tubuh waska
lihat, dia masih mengelindan di matanya
tidak! waska telah mengusir semar
lantas, bagaimana rencana kita merampok kota?
batal! lebih baik kita memulangkan semar
ke tubuh waska saja.

Tegal, 2014
"Puisi Joshua Igho"
Puisi: Balada Semar dan Waska
Karya: Joshua Igho

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

|www. sepenuhnya .com ||

Post a Comment

loading...
 
Top