loading...

Aku Diam di Halte

Jalan-jalan panjang dan tak terpatah.
seperti gulungan benang, akan menuju
ke suatu ujung. kau hitung: berapa
panjangnya?

Aku diam di halte. tak tercatat
para pemburu. tapi engkau lupa
lukisan cakrawala dan fatamorgana.

Aku diam di halte. menulis sajak.
kuhayati kebenaran yang lebih panjang
dari rentangan waktu.

1994
"Puisi: Aku Diam di Halte (Karya Dorothea Rosa Herliany)"
Puisi: Aku Diam di Halte
Karya: Dorothea Rosa Herliany

Post a Comment

loading...
 
Top