loading...

Tragedi Sebuah Strata

Mereka menyerbu kota-kota
meluruk bagai gelombang hitam
dalam kibaran jubah warna kelam
membunuh suara-suara
membunuh nuansa-nuansa
membunuh benih-benih sedang dipilih.

Sungai-sungai penuh limbah dosa
pohon-pohon penuh ulat durhaka
tersisa jadi keangkeran hari ini
sebelum luluh dalam gemuruh
gelombang pasang selaksa kutukan
o, putuskan belenggu
dari karma nenek moyang.

Sebuah suara menguak kabut
adakah kita mendengarnya
di antara gemeretak api merata
di antara gemeretak hati meraja
adakah kita mendengarnya
selagi iblis mengancamkan linggis.

Jakarta
Desember, 1985
"Puisi: Tragedi Sebuah Strata (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Tragedi Sebuah Strata
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top