Sudah Kutebak

Sudah kutebak kedatanganmu. Seperti biasanya,
kau berkias tentang sepasang ikan yang menyambar-nyambar umpan sedikit demi sedikit,
menggosok-gosokkan tubuh di karang-karang,
menyambar, berputar-putar membuat lingkaran,
menyambar, mabuk membentur batu-batuan.
Kutebak si pengail masih terkantuk-kantuk di tepi sungai itu.
Sendirian.

1982
"Puisi Sapardi Djoko Damono"
Puisi: Sudah Kutebak

Post a Comment

loading...
 
Top