Di Jendela Pesawat

Telah lama aku menunggumu
terlalu lama
sebelum kamu datang
sebuah mobil terbakar menuju bandara
bau besi hangus

Apakah kematianku juga tak ada gunanya

Rasa perih pada betis. kaki menjelang berdiri
otot kehilangan berbaring
tubuhku telah berhenti sebelum kamu datang
dan kamu memang tak pernah datang
sebagai kamu yang tak pernah ada
matahari akan bersinar lagi besok pagi
cerah. hangat. angin tipis
awan putih dan langit biru

Kembang api di malam tahun baru.


"Afrizal Malna"
Puisi: Di Jendela Pesawat
Karya: Afrizal Malna

Post a Comment

loading...
 
Top