loading...
Kapal Apung atau dalam Bahasa Aceh sering di sebut dengan kapai apong atau apalah istilah terbaik yang pantas ditujukan untuk Kapal yang dibawa Arus Tsunami ini. Yang namun, diluar sejarah Penamaan Kapal, akhirnya Saya di beri kesempatan untuk berada ditempat yang penuh sejarah ini. Cita-cita yang hampir 5 tahun saya simpan (Alhamdulillah kesampaian).
"Arief Kapal Apung"
Arief Di Kapal Apong
Sebelum di seret Gelombang Pasang (Tsunami) setinggi 9 Meter, Kapal Apung ini dahulunya berada di Laut yang jauhnya sekitar 5 Kilo Meter dari tempat berdirinya sekarang (Punge Blang Cut, Jaya Baru, Kota Banda Aceh). Tidak ada yang memprediksikan kapal yang memiliki bobot 2.600 Pon ini akan berpindah tempat (ke darat) dengan semudah itu. Namun, Tuhan tau cara membuat semuanya terlihat lebih nyata dari yang seharusnya (Subhanallah).
"Arief dan Agoes di Kapal Apung"
Arief dan Agoes di kapal Apung
Kapal Apung ini memang sudah berpindah fungsi dari Pembangkit Listrik menjadi Objek Wisata Aceh. Mesin pembangkit listrik yang dahulunya berada didalam kapal pun sudah di pindahkan Pada Tahun 2010. Dan untuk sekarang ini, Kapal Apung ini sendiri berada di bawah pengelolaan Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
"Agoes di Kapal Apung"
Agoes di Tugu pendataan Tsunami 2004 silam
Dan berdasarkan sumber yang saya dapat, Kapal ini terakhir kali di renovasi yaitu pada tahun 2012. Dimana saat itu didirikan 2 menara dan buatnya Jalan Setapak untuk memudahkan pengunjung menikmati sisi kapal dari berbagai sudut. Pada tahun yang sama pula dibuat  sebuah Air Mancur yang indah. Namun sayang, saat saya tiba di Kapal Apung (1 November 2015) , Air Mancur tersebut sudah tidak ada lagi.
"Arief di Kapal Apung"
Arief dibagian atas Kapal Apung
Didalam sejarah lain, Kapal Apung itu sendiri adalah salah satu Kapal yang difungsikan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), Kekuatan Dayanya mencapai 10,5 Megawatt. Kapal ini memiliki luas sekitar 1.900 Kilo Meter Persegi, dengan panjang mencapai 63 Meter. Bayangkan, betapa besarnya kapal Apung Tersebut.
"Arief di Kapal Apung"
Arief sedang berpose sok ngartis
Dan, berdasarkan dari sumber yang berbeda-beda. Ketika Tsunami 26 Desember 2004 terjadi, diatas (dalam) kapal tersebut, ada 11 awak kapal dan beberapa warga yang menjadi korban. Dan hanya satu di antaranya yang selamat. Namun, dari sumber yang lain menyebutkan, bahkan tidak ada satupun yang selamat (Semoga Allah menempatkan Korban di tempat yang Mulia, Amien).
"Arief di Kapal Apung"
Arief dan senja di Kapal Apung
Kapal Apung adalah salah satu saksi Bisu Kedahsyatan Tsunami 2004. Dengan tujuan mulia, akhirnya Kapal Apung pun ditata menjadi tempat (wahana) Wisata Aceh. Agar masyarakat setidaknya bisa sedikit mengenang korban jiwa yang jatuh akibat Tsunami Silam.
"Agoes dan Siti Wilda di Kapal Apung"
Agoes dan Wilda sedang berjalan di seputaran Kapal Apung
Penutup :
Kapal Apung ini letaknya tidak jauh jaraknya dari Museum Tsunami yang berada disekitar Blang Padang, kota Banda Aceh. Jadi, untuk berada di tempat ini, anda tidak harus menempuh waktu yang terlalu lama (Untuk yang berada di Banda Aceh). Dan, jika pun anda berada di seputaran Banda Aceh, sungguh sangat di sayangkan, jika tidak menyempatkan diri untuk berada di sini.

Tempat Wisata Aceh (Selain, Kapal Apung) yang sebelumnya pernah menjadi Tulisan Saya adalah : Keumala, Pucok Krueng, Bendungan Brayeun, dan  Kilo Meter Nol, Sabang

Post a Comment

  1. hebat sekali jadi tempat yang bagus juga untuk wisata ya. lumayan lah sambil ngelamun naik kapal di tengh laut

    ReplyDelete
    Replies
    1. dulunya kapal itu memang di tengah laut, tapi sekarang sudah berada 2 kilo meter lebih dari laut :D akibat Tsunami Aceh 2004 silam :(

      Delete
  2. wih seru ya kayaknya , dan enak nih habis jalan jalan langsung dibuatin artikel :D
    #KunjunganPartner

    ReplyDelete
  3. hobby traveling ya gan Arif :D sampai naek2 kapal segala wkwkwk
    btw keren tuh pemandangan dari atas kapal

    #KunjunganPartner :)

    ReplyDelete
  4. hobby traveling ya gan Arif :D sampai naek2 kapal segala wkwkwk
    btw keren tuh pemandangan dari atas kapal

    #KunjunganPartner :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan hobby traveling, tapi haus traveling :D

      Delete
  5. Bisa djadiin referensi wisata daerah acEh nii
    Thanks gan

    ReplyDelete
  6. wih.....asyik tu...besok ane ke aceh.....sekalian nyobain kopi aceh.:D

    ReplyDelete
  7. Ya, bisa untuk referensi jika nanti berkunjung ke Aceh, kapan kira-kira saya ke aceh yah? Jadi kepingin bermain ke sana,,, Terima kasih min

    ReplyDelete
  8. Replies
    1. This is about "Travel On the History", Kapal Apung is the place of the history about Tsunami Desember 2004 in Aceh.

      Delete
  9. Kaaak, kamu asal Aceh yaaaah.
    Baca artikel ini jadi pengen banget mampir ke destinasi wisata aceh ini.
    Sampe ketemu di aceh ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau sudah sampai di Aceh silahkan kontak saya. Saya punya banyak tempat yang akan membuat Astari selalu betah di Aceh :)

      Delete
  10. Aku pernah nih kemari. Emang keren bgt. Hobby traveling yah, gan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hobby sih, tapi belum sampai ke luar daerah... masih mau menyusuri daerah sendiri dulu :)

      Delete

loading...
 
Top