loading...

Apa yang harus dilakukan setelah menerbitkan artikel?

Apa yang harus dilakukan setelah menerbitkan artikel? - Tidak Peduli seberapa buruk tulisan yang sudah anda buat, yang pastinya semua/segala tulisan punya daya tarik tersendiri. Baik itu menulis dengan kepentingan SEO atau menulis hanya sekedar Hobi. Yang namun, apabila anda mengharapkan pembaca blog anda yang berasal dari Search Engine, saya punya beberapa hal yang mungkin harus anda pertimbangkan/lakukan.

"lakukan setelah menerbitkan artikel?"

Semua anjuran ini hanyalah beberapa hal yang berdasarkan menurut saya, anda harus mempertimbangkan untuk benar-benar mempercayainya. Dan sebelum memulai tulisan ini, ada baiknya anda mempelajari dahulu beberapa hal tentang cara menulis artikel yang baik.

Berikut beberapa hal penting yang harus anda lakukan sebelum/setelah menerbitkan Artikel:

#1. Periksa kualitas Seo Artikel.
Sebelum menerbitkan Artikel, ada baiknya anda sekalian melihat kembali setiap rangkai kata yang anda gunakan. Harapan terbaiknya adalah agar anda mengetahui mana kata yang tidak dibutuhkan dan kemudian bisa langsung menggantinya dengan kata yang lebih dibutuhkan.

Cara anda di dalam hal menulis artikel bisa saja sanggup mengalahkan semua cara yang akan saya urutkan di bawah ini. Pada dasarnya semua kata memang merupakan Keyword, namun keberadaannya terkadang membuat setiap kata menjadi berbeda fungsi. Jadi cobalah sebijak dan sejenius mungkin dalam hal mengatur Keyword. Dan tentunya, anda juga harus menganalisa saingan terhadap tulisan anda (saya yakin setiap blogger punya cara tersendiri).
#2. Lakukan Submit tulisan ke Webmaster.
Kegunaan submit itu sendiri adalah untuk memaksa google melakukan indeks terhadap tulisan yang baru kita buat (secara secepatnya). Meskipun dahulu anda sudah melakukan Submit Blog Ke Webmaster Google (seperti halnya sitemap, dll). Namun bukan berarti masalah anda dengan indeks Google sudah selesai. Google hanya siap/menjanjikan untuk kembali ke dalam Blog anda secara berkala (alias tidak setiap hari). Namun jangan salah, tidak semua tulisan yang belum di indeks akan di indeks selama tenggang waktu tersebut (hal ini bergantung kepada bagaimana dan berapa banyak tulisan yang baru anda buat).

Jadi kesimpulannya, memaksakan indeks adalah cara terbaik untuk terjadinya indeks dengan cepat (selama anda tidak melakukannya dengan/secara berlebihan). Satu hal lagi yang membuat anda harus melakukan Submit ke Webmaster adalah agar anda langsung mengetahui kualitas/urutan tulisan anda di Search Engine. Dan sekarang... "Urutan ke berapakah tulisan anda di Google?".

Semakin besar angka untuk jawaban anda, maka semakin harus anda melakukan segala macam anjuran pada nomor selanjutnya; dengan lebih giat.


#3. Mendapatkan Backlink untuk menjaga/meningkatkan urutan.
Dalam pembahasan yang mudah anda pahami, "backlink adalah rujukan". Jadi sudah seharusnya kita memahami kepentingan dari pada backlink/rujukan itu sendiri. Dalam kenyataan lain yang sangat bisa kita maklumi, setiap tulisan yang memiliki backlink/rujukan yang semakin baik setiap harinya. Maka tentunya membuat kita/Google semakin percaya dengan tulisan kita. Percaya dalam artian yang saya maksudkan adalah seberapa layakkah tulisan kita untuk dibaca? atau seberapa dibutuhkan tulisan kita untuk dibaca? Dan atau segala macam kepentingan lain...

Jadi, sudah sepantasnya kita mencuri waktu luang untuk menunggu/menemukan Backlink. Namun sangat perlu sama-sama kita mengingat, usahakan untuk tidak menyalahi aturan backlink yang mungkin ada.


#4. Rendahkan Baunce Rate anda.
Jika backlink yang anda miliki sudah lebih banyak dari saingan anda, namun tetap tidak membantu dalam hal persaingan anda. Itu berarti anda masih harus memperbaiki kualitas Bounce Rate tulisan anda. Sebenarnya, Bounce Rate itu sangat tergantung pada bagaimana cara anda menulis artikel, dan juga tergantung pada pembaca anda. Jadi, ada baiknya anda mengedit kembali/secara berkala tulisan yang anda yakini tidak memenuhi kata menarik untuk dibaca.

Dalam hal ini Bounce Rate, anda sangat harus untuk mencari target pembaca yang sesuai untuk membaca tulisan anda. Dengan harapan, agar pembaca tidak meninggalkan tulisan anda sebelum habis membacanya.

Dan jika tulisan yang anda buat memiliki terlalu banyak saingan, maka anda harus dengan sangat menjaga Bounce rate anda. Hal ini untuk membuktikan kualitas seberapa menarik tulisan anda. Untuk desas-desis yang menyebar, Bounce Rate sekarang sudah menjadi pandangan lebih penting di mata Google; didalam hal mengurutkan hasil SERP secara bertahap.

Rumor: Mungkin untuk Niche Download, Bounce Rate tidak begitu diperhitungkan.

#5. Optimalkan Deskripsi Tulisan.
Dalam hal ini anda tidak begitu perlu untuk khawatir, karena kebanyakan Search Engine sudah bisa menampilkan deskripsi berdasarkan setiap tulisan yang anda terbitkan; yang diambil dari beberapa kata yang dianggap penting dari setiap tulisan anda.

Namun jika anda ingin menargetkan Deskripsi untuk tulisan anda, anda bisa melakukannya secara manual. Hal ini perlu untuk anda lakukan hanya untuk tulisan yang memang hanya menarget satu keyword atau prase keyword yang hampir sama.
#6. Pengaruh Umur URL Blog
Jika tulisan anda memenuhi semua Kriteria di atas, namun masih kalah dalam persaingan. Hal Itu bisa saja berarti umur URL anda dikalahkan oleh umur URL tulisan lain yang memiliki keyword yang sama dengan keyword anda.

Jadi, harap maklum dan mencoba kiat Backlink dan Bounce Rate dengan/secara lebih baik lagi, karena hal itu bisa saja sanggup mengalahkan kepentingan dari pada umur itu sendiri.

#7. Memulai dari Awal.
Jika semua anjuran dalam tulisan ini sudah anda praktekkan dan masih tidak cukup mampu membuat persaingan. Sebaiknya anda mengikuti langkah ini; yaitu ubah pola/cara anda dalam hal menulis artikel dan memulai lagi anjuran saya ini dari awal.

Desis-desis Seo baru selalu menyebar setiap harinya. Anda memang harus/perlu mencoba setiapnya, tapi jangan pernah lupa; Lakukan sewajarnya, bertahap, dan kemudian silahkan menyimpulkan; mana yang harus anda pertahankan? dan mana yang harus anda tinggalkan?
Penutup:
Saya jarang melakukan Optimasi Off Page terhadap tulisan SEO saya. Kenapa? Karena kebanyakan tulisan SEO saya itu hanyalah untuk menjawab pertanyaan yang sering ditanyakan kepada saya (melalui akun Facebook saya). Dan lagi pula, blogger itu tidak suka mencari trik di Pencarian Google; karena mereka lebih suka bertanya pada orang yang dia anggap lebih tau (sekali lagi, saya bicara persentase lebih).

Sampailah kita pada kesimpulan: Setiap apa yang anda anggap tidak penting silahkan untuk tidak anda pikirkan, dan silahkan pertimbangkan beberapa hal yang perlu saja. Terimakasih sudah membaca, dan sampai jumpa pada tulisan saya yang lainnya. Salam #BloggerAceh.

Saya sudah cukup jujur dengan apa yang saya lakukan. Sekarang, maukah anda memberitahukan saya, Apa anda lakukan setelah menerbitkan artikel ? ? ?
loading...

7 komentar


EmoticonEmoticon