Bisnis

header ads

Puisi: Maafkanlah

Maafkanlah!

Dirantai sepi yang mampu meninggikan khayal,
Sedikit aku memahami; cara yang engkau pilih menjalankan nasib.
Mungkin aku bukan bagian dari kasih dan sayang itu,
Maka biarlah!

Karena yang aku tidak ingin;
Adalah menjadi bagian dari benci dalam indahnya senyum itu.
Dan untuk semua yang pernah
Biarlah menjadi yang pernah.

(Karena kenangan
Akan selalu menjadi bagian terindah)

Membela kisah yang baru
Menjadi jiwa yang baru.

Dan jika engkau ingin beranggapan, anggaplah ini sebuah fiksi;
Yang nantinya hilang diremuk mimpi,
Yang nantinya punah dililit sepi.
Sebab mungkin, hanya di sini alasan kita untuk bersama.

Namun jika aku pernah menjadi bagian dari lembutnya hatimu;
Jika aku pernah menjadi bagian dari mimpi yang tidak pernah engkau hargai,
Maka maafkanlah!
Maafkanlah!


2013

"Puisi: Maafkanlah"
Puisi: Maafkanlah
Oleh: Arief Munandar

Posting Komentar

0 Komentar